| 0 comments ]

Makin ramai saja pasar kamera digital dengan masuknya Digica sebagai pendatang baru kelas kamera kompak. Digica mengambil segmen entry level yang berarti setara dengan Spectra, Sahitel, atau Umax yang belakangan juga gencarmerilis kameranya. setelah seri SX70, Digica langsung memperkenalkan seri CP73 sebagai kamera serba guna untuk beragam keperluan dan juga terjangkau harganya.

terjangkau? ya, dengan hanya sekitar Rp 1,2 juta anda sudah mendapatkan sebuah kamera 7 MP yang juga bisa dipakai sebagai kamera PC. CP73 memang didesain sebagai kamera kelas pemula yang perlu kamera ekonomis namun dengan spesifikasi ynag cukup bagus.panel navigasinya mungkin terlihat cukup banyak tapi tetap dimaksudkan agar pengguna cepat mendapatkan fungsi yang tersedia.

meski dibuat sebagai kamera bidik sederhana namun CP73 nyatanya tetap menawarkan penggunaan semi manual melalui mode P (program). namun seperti juga model kompak konvensional, akses manual ini juga terbatas seperti pemilihan tingkat pencahayaan, pengaturan ISO yang hanya sampai 200, dan white balance. bidiklah berdasarkan skema juga ada tetapi hanya dimunculkan dalam pilihan portrait, landscape, olahraga, dan bidikan malam hari.

kami coba Digica CP73 untuk memotret beragam kondisi seperti foto jarak amat dekat (Macro), portrait, landscape dan lainnya. pada bidikan macro sensor mengambil area gambar secara keseluruhan dan sulit terfokus pada titik tertentu hingga detail fokusnya kurang timbul. kemampuan bidik backlight (cahaya kuat di belakang objek) juga lemah, menyebabkan gambar terlihat over dan objek utama terkesan tak tajam. tak adanya penstabil gambar juga menyulitkan hasil foto yang bagus jika pemotret terlalu banyak bergerak.

********************************

dari beberapa contoh foto lainnya, CP73 tetap memberikan hasil yang lumayan termasuk juga perekamaan video dalam kecepatan 30fps. meskihanya sekualitas VGA (320x240 pixel). untuk kebutuhan foto pemula Digica CP7masih terbilang lumayan. selain dapat menyimpan ke memori SD/MMC, CP73 juga menyediakan memori internal 32MB. lucunya, meng-copy foto/video dari memori internal ke memori eksternal hanya bisa dilakukan sekaligus untuk semua file alias tidak bisa menentukan file tertentu yang ingin di-Copy. toh kekurangan kecil ini tak terlalu mengganggu pada konsumen yang lebih menekankan faktor harga dalam membeli sebuah kamera.

0 comments

Post a Comment