| 0 comments ]

HP Pavilion dv2608TX

kalau anda perhatikan belakangan ini banyak sekali notebook yang muncul dalam desain glossy halus yang memberi kesan mewah. tampang glossy yang licin memang memberi kesan elegan pada sebuah produk. HP pun memunculkan seri Pavilion mereka dalam cita rasa glossy yang tak hanya cantik namun juga memiliki spesifikasi cerdas yang dibutuhkan setiap orang.

Pavilion dv2608TX merupakan salah satu seri dv2000 dikhususkan HP sebagai notebook mobile untuk kebutuhan komputasi kapan dan dimana saja. Dengan piano black dengan pola garis memperindah fisik notebook secara keseluruhan dan pola ini dipakai juga oleh HP pada seri dv lainnya. selain desain, HP juga memberi dukungan cukup lengkap mulai dari fasilitas output S-video dan VGA, HDMI, card reader, wireless, hingga slot ekspansi dan multimedia.

faktor multimedia ditekankan lebih jelas di Pavilion dv2608TX dengan menambahkan speaker Altec Lansing disepanjang panel bawah LCD 12,1" layar lebar rasio 16:10. Alhasil, suara yang dihasilkan memang lebih bertenaga dibanding notebook lain. HP juga menerapkan sistem QuickPlay dengan menyediakan tombol cepat untuk mengakses foto,musik dan menonton DVD. cukup dengan menyentuh tombol tersebut maka anda bisa dengan cepat menikmati hiburan multimedia tersebut.

untuk mendukung kinerja, Pavilion dv2608TX memakai prosessor core2duo T7250 (2GHz) yang dipadu dengan DDR2 1GB dan chip grafis GeForce 8400-GS. namun untuk VGA ini hanya disediakan memori internal 64MB karena dianggap sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan notebook. catatan angka WEI (Windows Experince Index) dari windows Vista Home Premium yang bundel mencapai 3,5 yang berarti komputasi masih tergolong sedang saja, bukan untuk gaming serius.

*************************************

cukup layak membandingkan Pavilion dv2608TX dengan Asus F9S yang memiliki spesifikasi cukup setara. rata-rata, kecepatan uji audio-video memang cukup setara dan hanya selisih dalam hitungan detik saja. beda yang mencolok hanya pada daya tahan batere, dengan mengandalkan batere 4-cell, dv2608TX lebih cepat habis sekitar 20-40 menit dibandingkan F9S yang memakai 9-cell, namun setidaknya notebook ini sudah ideal penggunaan kerja sehari-hari, meskipun agak disayangkan bobot cukup terasa berat untuk membawa seharian.

Lanjut membaca “HP Pavilion dv2608TX”  »»
| 0 comments ]

Makin ramai saja pasar kamera digital dengan masuknya Digica sebagai pendatang baru kelas kamera kompak. Digica mengambil segmen entry level yang berarti setara dengan Spectra, Sahitel, atau Umax yang belakangan juga gencarmerilis kameranya. setelah seri SX70, Digica langsung memperkenalkan seri CP73 sebagai kamera serba guna untuk beragam keperluan dan juga terjangkau harganya.

terjangkau? ya, dengan hanya sekitar Rp 1,2 juta anda sudah mendapatkan sebuah kamera 7 MP yang juga bisa dipakai sebagai kamera PC. CP73 memang didesain sebagai kamera kelas pemula yang perlu kamera ekonomis namun dengan spesifikasi ynag cukup bagus.panel navigasinya mungkin terlihat cukup banyak tapi tetap dimaksudkan agar pengguna cepat mendapatkan fungsi yang tersedia.

meski dibuat sebagai kamera bidik sederhana namun CP73 nyatanya tetap menawarkan penggunaan semi manual melalui mode P (program). namun seperti juga model kompak konvensional, akses manual ini juga terbatas seperti pemilihan tingkat pencahayaan, pengaturan ISO yang hanya sampai 200, dan white balance. bidiklah berdasarkan skema juga ada tetapi hanya dimunculkan dalam pilihan portrait, landscape, olahraga, dan bidikan malam hari.

kami coba Digica CP73 untuk memotret beragam kondisi seperti foto jarak amat dekat (Macro), portrait, landscape dan lainnya. pada bidikan macro sensor mengambil area gambar secara keseluruhan dan sulit terfokus pada titik tertentu hingga detail fokusnya kurang timbul. kemampuan bidik backlight (cahaya kuat di belakang objek) juga lemah, menyebabkan gambar terlihat over dan objek utama terkesan tak tajam. tak adanya penstabil gambar juga menyulitkan hasil foto yang bagus jika pemotret terlalu banyak bergerak.

********************************

dari beberapa contoh foto lainnya, CP73 tetap memberikan hasil yang lumayan termasuk juga perekamaan video dalam kecepatan 30fps. meskihanya sekualitas VGA (320x240 pixel). untuk kebutuhan foto pemula Digica CP7masih terbilang lumayan. selain dapat menyimpan ke memori SD/MMC, CP73 juga menyediakan memori internal 32MB. lucunya, meng-copy foto/video dari memori internal ke memori eksternal hanya bisa dilakukan sekaligus untuk semua file alias tidak bisa menentukan file tertentu yang ingin di-Copy. toh kekurangan kecil ini tak terlalu mengganggu pada konsumen yang lebih menekankan faktor harga dalam membeli sebuah kamera.

Lanjut membaca “Digica CP73”  »»
| 0 comments ]

HP Pavilion TX1209

anda masih ingat tablet PC? Perangkat ini berbentuk seperti notebook, namun memiliki layar sentuh sehingga proses input--apakah mengetik atau menggambar--bisa dilakukan diatas layar tersebut menggunakan stylus. namun jika anda agak-agak lupa dengan tablet PC, kami bisa maklum. Popularitas tablet PC saat ini memang jauh dari gembar-gembor ketika muncul pada tahun 2002 lalu. Data IDC juga menunjukkan penjualan tablet PC pada tahun 2007 sekitar 3,3 juta unit, atau cuma 1,2% dari total penjualan seluruh PC diseluruh dunia.

namun seretnya penjualan tersebut tidak menyurutkan langkah beberapa pabrikan besar merilis tablet PC terbaru. salah satu contohnya adalah HP yang merilis Pavilion TX1209 ini. perangkat yang seharga US$1484 ini memiliki layar 12,1 inci dengan dormat layar lebar, dan dibekali prosessor AMD Turion TL-58 (1,9GHz), memori DDR2 1GB. dan kartu grafis nVidia GeForce 6150(onboard). kapasitas harddisknya terbilang lega (160GB), namun 10GB diantaranya didedikasikan sebagai tempat menyimpan file untuk keperluan recovery.

pertama menggunakannya, kami langsung terkesan dengan kecermatan HP dalam merancang perangkat ini. untuk berubah mode dari notebook menjadi Tablet PC, prosesnya sangat mudah berkat engsel yang terasa luwes dan ringan untuk diputar. anda pun juga tidak akan kesulitan mengubah tampilan layar (dari posisi landscape ke potrait dan sebaliknya), berkat adanya tombol bergambar panah di sisi layar. bicara tombol, HP juga dengan cermat merancang tiap tombol (power, WiFi, dan aplikasi multimedia) disisi sisi notebook sehingga gampang diakses di mode notebook maupun tablet PC.
namun ketika agak lama menggunakannya, kami juga mendapati beberapa kekurangan TX1209, utamanya saat bekerja sebagai tablet PC. salah satunya adalah bobotnya yang mencapai 2,1kg, tergolong berat untuk notebook kelas 12,1 inci. selain itu kami juga dapati semburan udara yang yang keluar dari saluran buang panasnya terasa cukup menyengat. kedua kendala tersebut membuat penggunaan perangkat ini sebagai tablet PC terasa kurang menyenangkan.

Performanya sebagai notebook juga terbilang biasa. jika dibanding dengan notebook sekelas Zyrex Cruiser NFT42, performanya terlihat kurang bersinar. daya tahan baterenya juga kurang ideal jika anda sering menggunakan perangkat ini diluar ruangan.
******************************************************
sejujurnya kami bukan penggemar tablet PC, dan kehadiran HP Pavilion TX1209 tidak mengubah pandangan kami. secara performa produk ini tidak istimewa, dan masih ditambah bobot serta panas yang mengganggu penggunaannya. kehadiran layar sentuh berteknologi Multi-Touch yang digunakan iPhone juga membuat teknologi layar sentuh di tablet PC terasa ketinggalan jaman.

kabarnya Microsoft sedang mengenbangkan teknologi layar sentuh terbaru yang mirip iPhone di windows mobile 7. jika itu bisa dikembangkan di tablet PC, keberadaan tablet PC layak dilirik. namun sampai saat itu tiba, sebagian besar dari kita akan lebih cocok menggunakan notebook dibandingkan dengan tablet PC.

Lanjut membaca “HP Pavilion TX1209”  »»
| 0 comments ]

Camera Olympus SP56OUZ

untuk kamera digital kelas kompak, jangkauan sudut rekam lensa dari Olympus SP56OUZ terasa istimewa. tengok saja angka zoom optis 18x setara dengan panjang titik api lensa (fokal lenght) 27-486 mm pada kamera 35mm. rentang focal lenght ini ideal untuk merekam panorama alam, foto olahraga, atau bahkan foto satwa. angka focal lenght ini masih dapat bertambah besar, bila pada lensa dipasang konverter tele seri TCON-017 dan adapter ring CLA-10 (opsional) dan menjadikan titik api lensa mencapai 826mm. jika dikombinasikan dengan kemampuan zoom digital, maka Olympus SP56OUZ akan memiliki focal lenght 4626mm. pada pengujian yang kami lakukan, beberapa kali kamera ini mengalami pencarian fokus yang agak lama pada saat kamera diposisikan pada focal lenght tertinggi (opticial zoom 3x).

untuk menghasilkan hasil rekam foto yang baik, saat memotret adegan atau obyek yang bergerak, ada baiknya anda menggunakan modus pemotretan sport/action agar mendapatkan kecepatan rana tinggi untuk mengurangi guncangan pada kamera dan membekukan gerakan objek. jika perlu, aktifkan fasilitas rekam urut (burst) pada Olympus SP56OUZ untuk merekam beberapa frame sekaligus (15 frame per detik) dalam sekali menekan tombol pelepas rana ( shutter release). untuk mengantisipasi guncangan kamera yang dapat menyebabkan foto menjadi kabur, kamera ini menyertakan mekanisme image stabilizer yang akan mengubah posisi sensor cahaya dan tenaga oleh prosessor TruePic III.

salah satu fiture yang unggul Olympus SP56OUZ adalah koreksi bayangan (Shadow Adjusment). dalam pengujian yang kami lakukan fasilitas ini berfungsi dengan baik dan sangat menolong saat mengoreksi bayangan pada objek yang tidak terjangkau oleh lampu kilat pengisi (fill-in-light), fungsi yang hampir serupa dengan Shadow adjusment ada pada mode Face Detection. fungsi ini akan mendeteksi ada wajah orang pada bingkai bidik dan secara otomatis memberikan setelan pencahayaan yang ideal untuk wajah. lain lagi, mode pemotretan Smile Shot mendeteksi senyuman pada wajah yang ada pada bingkai bidik, lalu memicu pelepas rana (shutter release) untuk bekerja. namun demikian, Olympus SP56OUZ masih memiliki kelemahan saat merekam objek yang memiliki kontras tinggi. pada tepian bagian foto yang kontras (biasanya berupa garis batas antara bagian gelap dan terang) sering terdapat warna seharusnya tidak ada. hal ini disebut abrasi kromatis. pada pengujian kami, abrasi kromatis tampil dalam bentuk garis tipis berwarna ungu.

jika anda hendak memotret dengan kecepatan rana lambat atau bahkan dengan waktu pencahayaan panjang (bulb), kami sarankan untuk menggunakan setelan ISO/ASA rendah. dalam pengujian kami, pemotretan dengan waktu pencahayaan panjang dan ISO tinggi akan mengakibatkan butiran foto (piksel) menjadi kasar sehingga memicu prosesor TruePic untuk melakukan upaya penghilangan noise. gambar akan menjadi kabur dan detail hilang.
secara keseluruhan, pada kondisi pencahayaan yang cukup baik merekam warna.

**********************************
Olympus SP56OUZ memberikan hasil rekam yang cukup bagus. sesuai bagi pengguna yang suka bepergian dan memerlukan variasi rentang sudut rekam, baik tentang panorama, maupun pembesaran ukuran objek foto yang signifikan.

Lanjut membaca “Camera Olympus SP56OUZ”  »»
| 0 comments ]

BenQ Joybook S41-E34

pada awalnya, bagian komunikasi desain joybook lebih memfokuskan seri S41 sebagai notebook untuk professional dengan menekankan segi muatan hardware. namun pengamatan dilapangan justru menyimpulkan bahwa pengguna profesional tetap ingin produk yang mereka gunakan tidak seserius jati dirinya dan tetap bisa bergaya. dari latar belakang inilah sere S41 diwujudkan secara cantik namun juga kuat.

Joybook S41 seperti juga seri S32 yang pernah kami coba yang hadir dalam sosok gaya. namun S41 kali ini tampil lebih bertenaga karena menggunakan prosessor Core2duo 2,2GHz (T7500) dan menempatkan chip grafis GeForce8600M GS yang lebih siap untuk gaming.
chip 8600M GS merupakan VGA menengah khusus untuk mobile yang memakai teknologi TurboCache untuk meningkatkan muatan memori internalnya. joybookS41 juga siap untuk multimedia modern dengan digantikannya port S-video dengan koneksi HDMI.
selain disiapkan dengan muatan spesifikasi yang tinggi, notebook dengan layar 12,1" ini juga dibangun desainernya untuk menjadi gadget bergaya seperti seperti juga VAIO dari Sony. seperti juga S32, cover pada S41 memakai citra pola pop yang sedang tren di dataran Asia. bagian dalam juga tampak elegan dengan digunakannya logam warna lapis yang kuat namun indah dilihat. khusus logam sandaran tangan dibuat denganlapisan yang halus dan senada dengan touchpad tanpa celahnya.
berbeda dengan notebook umumnya, joybook S41 memiliki keyboard dengan permukaan yang melengkung turun disisi kanan dan kiri.ini dimaksudkan agar cover notebook mudah dibuka dari bagian samping dan membuat tangan anda lebih nyaman ditaruh diatasnya. tak perlu takut tangan terasa panas karena pembuangan panas ternyata diarahkan ke belakang notebook. berkat keunggulan-keunggulan desain inilah S41 menyabet penghargaan Reddot design award 2007 dan iF design award 2007 (Cina).

***********************************************

kencangkah kinerja S41? kami coba tandingkan notebook ini dengan Asus F9S yang memiliki komponen serupa (namun dengan VGA GeForce 8400M GS). hasilnya, keduanya nyaris berlari sama cepat dan S41 lebih sedikit unggul dalam encoding video, sayang sekali kami tak sempat mendapatkan skor untuk aplikasi office di sini. toh begitu dipastikan nilainya tak mengecewakan, terutama juga catatan kinerja grafisnya. joybook S41 memang menarik untuk bekerja dan bermain dengan catatan game 3D tersebut tidaklah terlalu meminta sumber daya yang tinggi.

Lanjut membaca “BenQ Joybook S41-E34”  »»